Pendidikan di Era Globalisasi
Basanda Etavita
Era globalisasi memiliki pengertian yaitu masa terjadinya proses mendunia di segala aspek kehidupan manusia. Dewasa ini pengaruh globalisasi terus berkembang pesat selaju dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Ditambah lagi dengan kemajuan berbagai peralatan teknologi informasi yang semakin hari semakin canggih dan bervariasi.
Dalam dunia pendidikan, terutama kini yang telah memasuki era globalisasi peranan sekolah menjadi semakin penting. Sekolah harus turut bertanggung jawab dalam mempersiapkan dan membina peserta didik menjadi tenaga yang bermutu dan berkualitas agar peserta didik siap dalam menghadapi tantangan global yang akan dihadapi nantinya. Dan memberikan bekal terhadap peserta didik agar dapat mengantisipasi perkembangan kehidupan. Serta membantu peserta didik dalam menyesuaikan diri dengan pola kehidupan yang semakin mengglobal atau mendunia.
Dalam era globalisasi ini sangat diperlukan berbagai kemampuan yang berpaut dengan teknologi. Diantaranya kemampuan dalam mengoperasikan komputer yang berguna untuk membuat pekerjaan menjadi cepat, mudah, dan berkualitas. Selain itu pula kemampuan dalam menggunakan internet, agar lebih cepat dan lebih mudah mendapatkan data atau pun informasi yang diperlukan. Sehingga informasi yang didapat juga lebih akurat dan memiliki cangkupan informasinya luas. Kemampuan lain yang dibutuhkan adalah kemahiran dalam berbahasa asing, terutama bahasa Inggris. Sebab bahasa Inggris menjadi bahasa internasional, yang menjadi bahasa utama dalam menghubungkan berbagai pihak di seluruh belahan dunia dalam berkomunikasi.
Kemampuan tersebut haruslah dapat dikuasai oleh peserta didik sekarang ini. Agar peserta didik lebih siap dalam menghadapi tantangan global yang akan terjadi di masa datang. Dan dapat dipastikan bila peserta didik tidak menguasai kemampuan tersebut akan sangat kebingungan nantinya.
Dalam rangka meningkatkan kemampuan menguasai komputer dan internet dapat dipelajari dan dibahas secara rinci dalam pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang diberikan di sekolah. Sedangkan untuk meningkatkan kemahiran berbahasa Inggris, peserta didik dapat mempelajari dalam pelajaran Bahasa Inggris. Jadi dapat kita simpulkan bahwa pelajaran yang sangat perlu dikuasai dan mengharuskan peserta didik untuk menguasainya dalam era globalisasi ini adalah pelajaran TIK dan Bahasa Inggris. Akan tetapi peserta didik juga tidak boleh meremehkan pelajaran lainnya, demi perkembangan ilmu pengetahuan yang akan selalu berkembang. Lebih penting lagi peserta didik tidak boleh meninggalkan dan melupakan bahasa Indonesia. Dan meskipun ilmu pengetahuan terus berkembang, peserta didik harus terus tetap mempertahankan jiwa nasionalismenya.
Namun dengan lajunya tingkat kepandaian peserta didik dalam berteknologi, terutama dalam berinternet. Kewaspadaan dari pihak sekolah perlu ditingkatkan lagi. Tak kalah penting juga peranan peserta didik itu sendiri. Norma dan etika harus selalu dipertahankan dan dijunjung tinggi agar peserta didik tidak terjerumus ke dalam tindakan yang tidak baik. Peserta didik yang dibantu oleh pihak sekolah juga harus saling bekerja sama dalam melawan dan menghindari berbagai situs porno yang tersebar diinternet. Selain itu juga perlu diadakan pencegahan terhadap tindakan kriminal model baru yaitu Cybercrime. Cybercrime adalah sebuah kejahatan atau tindak kriminal yang dilakukan seseorang dengan menggunakan peralatan TIK seperti komputer dan internet. Jika sekolah telah berhasil menanamkan berbagai cara dalam mengantisipasi peserta didik untuk tidak melakukan tindakan kriminal tersebut, di masa mendatang kemungkinan kejahatan Cybercrime itu dapat dikendalikan dan perkembangannya tidak berjalan terlalu pesat. Karena motivasi, dorongan, dan pesan moral yang telah tertanam sejak dini pada generasi muda akan lebih berbekas di hati. Sehingga dapat mendorong generasi muda untuk tidak melakukan tindakan yang tidak benar.
Pendidikan melalui peralatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam era globalisasi juga dapat memberikan banyak dampak positif. Dan membantu proses pembelajaran menjadi lebih efisien. Ada istilah e-Learning yaitu pendidikan jarak jauh. e-Learning dapat berperan sebagai faktor yang mengurangi jarak atau kesenjangan ilmu pengetahuan antara negara maju dan negara berkembang. Misalnya dapat melakukan pembelajaran jarak jauh dengan siswa Eropa atau Amerika Serikat. Selain itu juga dapat melakukan pertukaran ide atau pendapat melalui peralatan TIK dengan siswa lain tanpa harus mengadakan pertemuan di suatu tempat. Dapat juga memberikan kemudahan dalam menuntut ilmu, yaitu kuliah di web. Contohnya virtual university yang sudah dimulai di Amerika Serikat, mahasiswanya hanya perlu menyimak materi kuliah pada jam tertentu di layar komputer dan dapat mengikuti ujian secara interaktif.
Semakin canggih peralatan TIK yang dapat mendukung pendidikan di era globalisasi ini maka semakin mudah, cepat, efisien, dan akurat bagi para peserta didik dalam melaksanakan proses pembelajaran.
Sumber bacaan :
LKS TIK kelas VIII
Teknologi Informasi dan Komunikasi Kelas VIII. Erlangga.





0 comment:
Posting Komentar